Bandung, 21 Mei 2025 — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa melalui penyelenggaraan Coaching Clinic PKM & P2MW. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium FIP Lt. 10 mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Program ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan fakultas terhadap pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam dua program strategis Kemendikbudristek, yaitu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Coaching clinic ini diharapkan menjadi ruang pembinaan intensif yang dapat membantu mahasiswa menyusun proposal berkualitas, memperkuat ide, serta memahami strategi terbaik dalam meraih pendanaan dan prestasi nasional.
Narasumber dan Moderator
Kegiatan ini menghadirkan Fajar Nugraha Asyahidda, M.Pd., dosen dari Program Studi Sosiologi UPI, sebagai narasumber utama. Beliau memberikan panduan komprehensif mengenai penyusunan proposal PKM dan P2MW, mulai dari penentuan masalah, inovasi, metodologi, hingga aspek kebermanfaatan dan keberlanjutan program.
Sesi diskusi dipandu oleh Mella Damayanti, M.Pd., dosen dari Program Studi PGSD UPI, yang bertindak sebagai moderator. Dengan pengalaman dalam pembinaan kemahasiswaan, beliau turut memfasilitasi jalannya diskusi interaktif sehingga peserta dapat menyampaikan pertanyaan dan mendalami materi secara langsung.
Upaya Berkelanjutan dalam Pembinaan Mahasiswa
Melalui kegiatan ini, Kemahasiswaan FIP menegaskan kembali komitmen untuk terus bersahabat, bersinergi, dan berprestasi, sejalan dengan visi fakultas dalam mencetak mahasiswa yang unggul, kreatif, dan kompetitif. Coaching clinic ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing dalam menciptakan karya inovatif yang berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan antusias tinggi dari para peserta, yang mayoritas merupakan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FIP UPI. Harapannya, coaching clinic ini mampu menghasilkan lebih banyak proposal berkualitas yang dapat lolos seleksi pendanaan PKM maupun P2MW pada tahun ini.

