Bandung, 27 Mei 2025 — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FIP UPI bekerja sama dengan PGSD FKIP USBR menyelenggarakan Seminar Kolaborasi bertajuk “Mempersiapkan Guru Masa Depan yang Sehat dan Inovatif: Kontribusi Kampus Berdampak untuk Pendidikan Indonesia Emas 2045.” Kegiatan ini berlangsung di Auditorium FIP UPI, Gedung B Lt. 10, dan juga disiarkan secara daring melalui Zoom Cloud Meetings.
Seminar ini menjadi ruang diskusi strategis untuk membahas peran perguruan tinggi dalam menyiapkan calon guru yang tidak hanya kompeten dan inovatif, tetapi juga memiliki kesiapan mental menghadapi tantangan pendidikan masa depan.
Sesi 1: Kesehatan Mental Calon Guru
Narasumber sesi pertama adalah Dr. Arie Rakhmat Riyadi, M.Pd., Kaprodi PGSD-PENDAS FIP UPI.
Dalam pemaparannya, beliau mengangkat tema “Kesehatan Mental Calon Guru: Bekal Tersembunyi yang Menentukan Masa Depan Pendidikan.”
Beliau menekankan pentingnya kesehatan mental sebagai fondasi utama bagi calon pendidik agar mampu menghadapi dinamika profesi guru yang semakin kompleks. Dukungan institusi pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat juga menjadi sorotan utama sesi ini.
Sesi 2: Kompetensi dan Inovasi Guru SD di Era Digital
Sesi kedua menghadirkan Dr. Dede Kurnia Adiputra, S.Pd., M.Pd., Dosen PGSD FKIP USBR, yang mengusung topik “Menyiapkan Guru SD Masa Depan: Kompetensi, Inovasi, dan Tantangan di Era Digital.”
Beliau menyoroti pentingnya literasi digital, kreativitas pembelajaran, serta adaptasi terhadap transformasi teknologi sebagai bekal guru masa depan. Guru tidak hanya dituntut untuk menguasai materi, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran inovatif yang relevan bagi generasi masa kini.
Komitmen untuk Indonesia Emas 2045
Melalui seminar ini, kedua institusi menyatakan komitmen untuk memperkuat kontribusi kampus dalam mencetak calon pendidik yang siap menghadapi tuntutan Indonesia Emas 2045. Kolaborasi lintas kampus menjadi langkah strategis untuk memperkaya wawasan calon guru dan mempercepat penyebaran praktik pendidikan terbaik.
Acara ini juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk dosen serta mahasiswa PGSD, dan diharapkan menjadi agenda rutin guna memperkuat kompetensi calon pendidik Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, peserta dan masyarakat dapat menghubungi kontak resmi panitia melalui nomor yang tertera pada poster kegiatan.

