BE HIMAPRO PGSD Undang Ulama Palestine di Tabligh Akbar 2019

Pada Sabtu, 18 Mei 2019 Departeman Agama Islam (Depagis) mengadakan Tabligh Akbar yang bertempat di Masjid Al-Furqon. Tabligh Akbar ini dimulai bada ashar. Tabligh Akbar tahun ini diadakan dengan bekerja sama bersama pihak KNRP (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina) Jawa Barat. Acara ini mengusung tema besar yaitu “Ramadhan Berkah Penuh Cinta Bersama Palestina”.

Acara ini dibuka dengan sambutan Ketua Pelaksana, yaitu Nurul Hanifah, dan Ketua Himpunan yaitu Jejem Nurwahid. Pematerian disampaikan oleh Syeikh Ghaleb Abdallah Othman Ahmad, didampingi penerjemah yaitu Haldi Muhammad Hanafi.

Muqadimah dari pemateri menyampaikan bahwa kita adalah satu keluarga dengan Palestine dan kita harus saling tolong menolong. Jika diibaratkan kita dengan keluarga Palestine atau satu muslim dengan muslim lainnya bagaikan satu tubuh. Jika satu sakit maka yang lainnya pun sakit. Maka kita sebagai muslim tidak boleh menyakiti satu sama lain.

Adapula alasan mengapa kita harus mempertahankan Palestine adalah pertama karna ada sesama muslim yang didalamnya ada Masjid Al-Aqso. Kedua, Masjid Al-Aqso merupakan kiblat pertama umat islam. Masjidil Aqso dan Masjidil Harom mempunyai kedudukan yang sama di hadapan Allah. Alasan lainnya karena Palestina dan Masjidil Aqso merupakan bumi yg di berkahi oleh Allah.

Palestina pun merupakan tempat Isro Mi’jraj nya Rasulullah SAW. Dalam peristiwa Isra Mi’raj Allah meminta Rasulullah SAW untuk jalan dari Masjidil Harom ke Masjidil Aqso lalu ke langit ke tujuh lalu kembali ke Masjidil Aqso baru ke Masjidil Harom. Itu merupakan bukti bahwa Masjidil Aqso harus menjadi tempat utma yg kita pertahankan. Selain itu Masjidil Aqso merupakan warisan dari seluruh nabi untuk Rasulullah SAW dan seluruh umatnya. Masjidil Aqso merupakan salah satu dari tiga tempat suci yg ada di bumi. Tempat yang lainnya adalah Masjidil Haram dan yang terakhir Majidil Nabawi. Pada tahun 1967 ada larangan ke Masjidil Aqso maka sekarang ibadah haji hanya mengunjungi ke Masjidil Harom dan Masjidil Nabawi.

Untuk menjelaskan kondisi Palestine membutuhkan waktu yang lama. Orang Yahudi di hukum oleh Allah tidak akan mendapatkan sejengkal tanah pun di bumi dan berpencar di seluruh dunia. Lalu mereka berusaha bersatu untuk menduduki Palestine.  Pertama kali orang Yahudi datang ke Palestine pada tahun 1915. Tahun 1948 Israel mengumumkan bahwa negara Palestine merupakan negara Israel dan didukung oleh negara negara besar.

Sekarang negara Palestine sedang berusaha menggali tanah untuk perlahan mengha curkam masjidil aqso. Karna orang Yahudi meyakini bahwa ada Kuil Solomon yang dicari oleh orang yahudi. Acara ini diakhiri dengan pemberian Plakat dan Souvenir  kepada pemateri dan penerjemah oleh Ketua Himpunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

id_IDIndonesian