Saat ini kondisi siswa sekolah dasar sedang mengalami krisis moral. Perilaku menyimpang sering terjadi pada anak SD yang berusia 7 – 12 tahun, baik yang dilakukan di dalam sekolah maupun di luar sekolah. Salah satu usaha pemerintah untuk menangani krisis moral tersebut adalah dengan cara membuat peraturan layanan BK di Sekolah Dasar yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014. Namun sejauh ini peraturan tersebut belum dilaksanakan sebagaimana mestinya, pelayanan BK di sekolah dasar masih dilaksanakan bukan oleh ahli di bidangnya, melainkan oleh wali kelasnya sendiri, yaitu lulusan mahasiswa PGSD.

Dengan adanya fenomena di atas, Yana Nuryana selaku mahasiswa angkatan 2014 Program Studi PGSD Departemen Pedagogik FIP UPI berhasil menjadi satu-satunya mahasiswa dari UPI yang menjadi Peraih Insentif Program Kreativitas Mahasiswa Karya Tulis (PKM – KT) : Penulisan Artikel Ilmiah (AI) dan Gagasan Tertulis (GT) Tahun 2017 yang dilaksanakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (KEMENRISTEKDIKTI).

Adapun judul PKM GT yang diusulkannya pada saat itu adalah “Pemahatan Sikap Siswa Sekolah Dasar Melalui Penerapan Layanan Bimbingan dan Konseling” yang dibimbing oleh dosen PGSD, yaitu Arie Rakhmat Riyadi, M.Pd. Usulan yang diberikan olehnya adalah dengan membuka kelas interes BK atau menambah jumlah sks mata kuliah BK di FIP program S1 PGSD, agar semua lulusan mahasiswa PGSD mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada siswanya. Baru-baru inipun, Yana Nuryana dinyatakan lolos mendapatkan modal usaha dari USAID JAPRI.

Pada dasarnya, pendidikan harus diarahkan pada lahirnya generasi yang  memiliki kompetensi holistik, agar generasi selanjutnya mampu menghadapi dan  bertahan pada pendidikan abad ke-21. Binkleey, et al (dalam Abidin, 2015: 101), menyebutkan, terdapat empat kelompok keterampilan yang harus dikuasai oleh manusia yang hidup pada abad 21, salah satunya yaitu keterampilan berkehidupan. Keterampilan berkehidupan tersebut, pada warga negara Indonesia harus berlandaskan pada Pancasila. Oleh sebab, Pancasila merupakan jati diri dan kepribadian bangsa Indonesia yang mengandung nilai – nilai luhur suatu bangsa, berupa nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Nilai – nilai tersebut, sangat penting untuk diketahui, dipahami, dan diamalkan dalam  kehidupan sehari-hari. Sehingga, nilai-nilai Pancasila tersebut dapat terwujud menjadi sutau kenyataan atau das sein (Rukiyati, dkk 2013: 57). Akan tetapi, permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia akhir-akhir ini, yaitu mulai kurangnya pengamalan dan pengetahuan mengenai Pancasila. Apabila hal tersebut terus dibiarkan, maka akan mengancam keutuhan dan keberlangsungan hidup bangsa dan Indonesia.

Dengan adanya fenomena di atas, Yana Nuryana selaku mahasiswa Program Studi PGSD Departemen Pedagogik FIP UPI Angkatan 2014 memiliki alternatif solusi dalam menghadapi masalah tersebut, yaitu dengan menanamkan dan memberikan pengetahuan moral Pancasila sejak dini. Bersama dengan dua rekannya, yaitu Riva Ayuningtyas (2015) dan Rokhmatun Nabilah (2016) berhasil lolos dalam PKM 5 bidang tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Kemenristekdikti).

Adapun bidang PKM yang diusulkan adalah PKM Penelitian Sosial Humaniora dengan judul “Model Scaffolding Writing untuk Meningkatkan Pengetahuan Moral Pancasila Siswa Sekolah Dasar sebagai Keterampilan Berkehidupan di Abad 21.”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Berita

KORDINASI BE HIMAPRO PGSD PROGERSIF DENGAN SEKRETARIS IKA PGSD MENJADI TITIK AWAL MERAJUT KEMBALI KELUARGA PGSD

KORDINASI BE HIMAPRO PGSD PROGERSIF DENGAN SEKRETARIS IKA PGSD MENJADI TITIK AWAL MERAJUT KEMBALI KELUARGA PGSD Kamis 19 Juli 2018 Be Himapro PGSD yang diwakili oleh saudari Rokhmatun Nabillah dan Deawishal Warjoni Putri bertemu dengan Read more…

Berita

Ini Keseruan Acara Sosialisasi dan Workshop PKM dari Badan Eksekutif Hima PGSD 2018

Sabtu, 24 Maret 2018 di Gedung WB FIP UPI, Badan Eksekutif Hima PGSD Bumi Siliwangi mengadakan acara sosialisasi dan workshop PKM 2018. Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama, Ilhamsyah Maulana, Mahasiswa Berprestasi UPI tahun Read more…

Berita

SK Guru Besar Diterima, Warga PGSD Bumi Siliwangi Ucapkan Selamat kepada Prof. N. Tatat Hartati, M. Ed., Ph.D.

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. R. Asep Kadarohman, M.Si., didampingi Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya dan Administrasi Umum Dr. H. Edi Suryadi, M.Si., dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Sistem Read more…